1304205022 Ida Bagus Gde Yoga Swara Tampak

Tampak 2
Tampak 2
Tampak 1
Tampak 1
Iklan

1304205022 Ida Bagus Gde Yoga Swara Software CAD Arsitektur

  1. AutoCAD

autocad

AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.

AutoCAD digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain.

Format data asli AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.

AutoCAD saat ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih bisa berjalan di emulator seperti Virtual PC atau Wine.

AutoCAD dan AutoCAD LT tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Jepang, Korea, Tionghoa Sederhana, Tionghoa Tradisional, Rusia, Ceko, Polandia, Hongaria, Brasil, Portugis, Denmark, Belanda, Swedia, Finlandia, Norwegia dan Vietnam.

Autodesk juga mengembangkan beberapa program vertikal dari AutoCAD untuk beberapa disiplin khusus. Contohnya AutoCAD Architecture (sebelumnya disebut Architectural Desktop), memungkinkan arsitek untuk menggambar obyek 3 dimensi dari tembok, pintu, jendela, dengan data yang lebih cerdas berhubungan langsung dengan obyek tersebut, daripada obyek sederhana seperti gambar garis dan lingkaran saja. Data bisa diprogram untuk menampilkan produk arsitektural secara spesifik yang dijual di pasaran lengkap dengan harga dan merek obyek tersebut. Contoh lain adalah AutoCAD Mechanical (untuk insinyur teknik mesin), AutoCAD Electrical (untuk insinyur teknik elektro), AutoCAD Civil 3D (untuk insinyur teknik sipil), dan AutoCAD Map 3D (peta).

  • Mengenal Interface AutoCAD

autocad interface

    1. Toolbar Standart. Fungsi dari toolbar ini adalah untuk membuat lembar kerja baru, membuka dan menyimpan file, dll.

toolbar1

2. Toolbar Draw. Perintah – perintah untuk menggabar objek terletak pada toolbar ini. Mulai dari membuat garis,dll.

toolbar2

3. Toolbar Modify. Toolbar ini berisikan perintah – perintah untuk memodifykasi objek, dari menghapus, memotong, dll.

toolbar3

4. Toolbar Properties. Toolbar ini berfungsi untuk memodifykasi propertis objek dari warna, bentuk garis, dan ketebalan garis.

toolbar4

  • Commands pada AutoCAD

Command autocad untuk menggambar 2D

  1. Line / L, dipakai untuk membuat garis.
  2. Polyline / PL, membuat banyak garis namun tetap menyatu sebagai satu object.
  3. Rectanggle / REC, membuat garis persegi empat.
  4. Circle / C, membuat garis lingkaran
  5. Erase / E, menghapus benda
  6. Move / M, memindahkan object.
  7. Copy / CO / CP, untuk menggandakan object.
  8. Dimension, untuk memberikan ukuran atau dimensi pada gambar.
  9. Plot, untuk mencetak atau mengeprint gambar.
  10. Li, untuk melihat satuan object yaitu volume, luas, panjang dll, perintah ini sering digunakan oleh quantity surveyor untuk menghitung volume pekerjaan bangunan.

Command autocad untuk menggambar 3D

  1. Extrude / ext, untuk merubah gambar 2D menjadi 3D, memberikan ketebalan pada object.
  2. Slice, untuk memotong object.
  3. Subtrace, untuk memotong suatu object dengan object yang lain.
  4. Union, untuk menggabungkan object.
  5. View, untuk melihat tampilan object pada sisi mana, apakah tampak atas samping atau perspektif
  6. Render, untuk memberikan texture material pada object, pencahayaan dll sehingga dapat dihasilkan gambar 3D terbaik.

 

  1. ArchiCAD

logo

ArchiCAD adalah sebuah perangkat lunak BIM CAD arsitektur untuk Macintosh dan Windows yang dikembangkan oleh perusahaan asal Hongaria, Graphisoft. Pembuatannya dimulai pada tahun 1982 untuk Macintosh Apple asli. ArchiCAD diakui sebagai produk CAD pertama pada komputer pribadi yang mampu menciptakan gambar baik 2D dan 3D. Dalam debutnya pada tahun 1987 ArchiCAD juga menjadi implementasi pertama BIM di bawah konsep bangunan virtual Graphisoft.

Saat ini sudah lebih dari 100.000 arsitek yang menggunakannya dalam industri desain bangunan. ArchiCAD memungkinkan pengguna untuk bekerja dengan objek data parametrik yang disempurnakan, sering disebut “objek cerdas” oleh pengguna. Ini berbeda dari gaya operasional program CAD lain yang dibuat pada tahun 1980-an. Produk ini memungkinkan pengguna untuk membuat sebuah bangunan “virtual” dengan elemen struktur virtual seperti dinding, lantai, atap, pintu, jendela dan perabotan. Berbagai pra-desain besar dan objek disesuaikan dengan program ini. ArchiCAD memungkinkan pengguna untuk bekerja dengan representasi baik 2D atau 3D di layar. Gambar dua dimensi dapat diekspor setiap saat, meskipun model dalam database program selalu menyimpan data dalam tiga dimensi.

Rencana, elevasi, dan bagian yang dihasilkan dari model bangunan tiga dimensi virtual terus diperbarui. Detail gambar didasarkan pada bagian model diperbesar, dengan detail 2D ditambahkan vendor pihak ketiga (third-party) dan beberapa produsen produk arsitektur telah mengumpulkan perpustakaan komponen arsitektur untuk digunakan dalam ArchiCAD. Program ini mencakup Deskripsi Bahasa Geometrik (GDL) yang digunakan untuk membuat komponen baru. ArchiCAD dapat mengimpor dan ekspor antara lain file DWG, DXF IFC dan SketchUp. Graphisoft adalah anggota aktif dari Aliansi Internasional untuk Interoperabilitas (IA), sebuah organisasi industri yang menerbitkan standar untuk file dan interoperabilitas data untuk CAD arsitektur.

  • ArchiCAD’s interface

interface

  • Kelebihan ArchiCAD
  1. Untuk kemudahan proses penggambaran, setiap lantai dipisahkan per layer secara otomatis.
  2. Gambar yang dihasilkan berupa dua output (window), 2D (pandangan atas) dan 3D (interaktif), di mana kedua output itu aktif secara bersamaan dan saling terhubung, artinya kita bisa membuat gambar pada window manapun, dan masing-masing window yang lain akan saling meng-update satu sama lain secara otomatis.
  3. Untuk presentasi, tersedia fasilitas render dengan kualitas yang sangat baik, dengan output berupa image atau movie. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, Grafisoft telah mengeluarkan software renderer khusus yaitu Artlantis yang bisa me-render berbagai format gambar (tidak cuma gambar keluaran ArchiCAD). Software ini juga dilengkapi dengan fasilitas flytrough, yaitu fasilitas untuk membuat animasi pasif (obyeknya diam, kamera yang bergerak) dari gambar yang telah kita buat
  4. Obyek yang dilengkapi dengan parameter ukuran yang sangat detail, memudahkan kita mendapatkan obyek dengan ukuran yang benar-benar flexibel.
  5. Dilengkapi dengan fasilitas penghitungan Bill Of Material atau RAB, yang kata orang formatnya cukup bagus dan bisa diterima para arsitek atau kontraktor kita, saya kurang tahu pasti, belum sempat belajar
  6. Satu lagi yang lebih keren : Fasilitas GDL. Kependekan dari Geometric Description Language, yaitu pembuatan obyek dengan menggunakan script bahasa pemrograman, mirip kita dulu menggambar obyek dengan program Pascal atau bahasa C, hanya saja bahasa GDL jauh lebih sederhana. Mengapa dibilang keren? Karena dengan obyek yang didefinisikan dengan bahasa program, ukuran file menjadi sangat kecil, karena hanya memuat teks saja, oleh karenanya akan sangat mudah untuk disebarluaskan. Sangat berbeda bila kita mau share obyek yang kita gambar menggunakan software AutoCad misalnya, tentu repot kalau kita hendak mengunggah obyek mobil dengan bentuk yang rumit dalam format *.dwg/dxf, karena file-nya akan sangat besar. Konsepnya sama persis dengan konsep penggambaran obyek menggunakan software PDMS (software khusus untuk mendesain platform kilang pengeboran minyak), yang keluaran hasil gambarnya juga berupa teks dengan extension file *.txt atau *.mac.

 

  1. 3DS Max

logo

3D Studio Max (kadangkala disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah sebuah perangkat lunak grafik vektor 3-dimensi dan animasi, ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio fo DOS, tetapi untuk platform Win32. Kinetix kemudian bergabung dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. 3ds Max adalah salah satu paket perangkat lunak yang paling luas digunakan sekarang ini, karena beberapa alasan seperti penggunaan platform Microsoft Windows, kemampuan mengedit yang serba bisa, dan arsitektur plugin yang banyak.

  • Metode Pemodelan
  1. Pemodelan dengan primitif
  2. NURMS (subdivision surfaces)
  3. Surface tool
  4. NURBS
  5. Pemodelan polygon
  • 3DS Max’s Interface

interface

  1. Menu, berisi berbagai macam perintah dan fasilitas untuk memodifikasi model atau animasi yang kita buat. Prinsipnya hampir sama dengan menu-menu yang ada pada software pada umumnya.
  2. Tool Reactor,  berisi tool-tool yang dapat digunakan untuk memasukan objek menjadi koleksi reactor.  Atau dengan cara lain juga kita dapat lakukan dengan menekan Create > Helpers > reactor
  3. Command Panel, berisi perintah- perintah atau parameter-parameter yang berkaitan dengan objek yang kita buat. Misalnya untuk menentukan banyaknya segmen yang ada dalam suatu objek, density, massa, efek gravitasi, dan banyak lagi yang lainnya. Dalam buku panduan ini, untuk memodifikasi atau menampilkan Command Panel yang berada di bawah  biasa disebut rollout. Jadi nanti kita tidak lagi bingung dengan istilah rollout.
  4. Viewport, merupakan  area atau layar tempat kita mengerjakan animasi. Terdapat enam sudut pandang dalam animasi tiga dimensi, yaitu atas, bawah, kiri, kanan, depan dan belakang. Berdasarkan sudut pandang tersebut, dalam 3ds max terdapat 8 sudut pandang viewport, yaitu top, bottom, left, right, front, back, perspectift dan user.  Viewport yang aktif ditunjukkan dengan warna kuning di pinggir viewport tersebut. Berikut adalah gambar tampilan viewport dalam 3ds max.
  5. Main toolbar, dalam 3ds max terdapat tool yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan dalam memanipulasi objek yang kita buat. Terdapat beberapa main toolbar standar seperti tampak pada gambar di bawah ini :

main toolbar

a. Undoberfungsi sebagai history pallete atau untukl kembali ke perintah sebelumnya.
b. Redomerupakan kebalikan dari undo
c. Select and linkberfungsi untuk menghubungkan satu objek dengan objek yang lain sehingga ada sutu ikatan antara objek tersebut.
d. Unlink selectionmerupakan kebalikan dari link yaitu untuk memutuskan ikatan atau hubungan tersebut.
e. Bind to space warpmerupakan fasilitas yang digunakan untuk menghubungkan suatu objek dengan efek tertentu, misalnya kita akan menghubungkan objek pale dengan efek air (Water).
f. Selection filtermerupakan fasilitas yang dapat digunakan untuk menyaring objek apa yang akan dipilih.
g. Select objectdigukanan untuk memilih atau menyeleksi objek.
h. Select by namedigunakan untuk memilih objek berdasarkan nama object tersebut.
i. Select and movedigunakan untuk memilih dan memindahkan posisi objek.
j. Select and rotatedigunakan untuk memilih dan memutarkan objek yang kita pilih tersebut.
k. Select and scaledigunakan untuk memilih dan mengubah ukuran objek
l. Use center flyoutdigunakan untuk menentukan coordinate system yang akan mempengaruhi proses transformasi.
m. Mirror digunakan untuk menggandakan atau mencerminkan objek
n. Layer managerdigunakan untuk mengatur layer
o. Curve editordigunakan untuk mengatur kurva dari objek yang kita buat
p. Material editormerupakan fasilitas untuk memberi material atau teksture pada objek yang kita buat
q. Render scene dialogdigunkan untuk merender animasi atau model pada scene terpilih.

 

  1. SketchUp

logo

SketchUp adalah sebuah model 3D program yang dirancang untuk arsitektur, sipil, dan insinyur mekanik serta pembuat film, game , dan profesi terkait. Program ini sangat mudah dalam penggunaannya, lebih gampang dibandingkan program 3D lainnya seperti 3DCad, 3DsMax, dsb.

SketchUp pertama kali dirilis pada bulan Agustus 2000 sebagai alat konten 3D tujuan penciptaan umum, dengan tagline “3D untuk Semua Orang” dan merumuskan sebuah program perangkat lunak yang akan memungkinkan para profesional desain untuk menggambar apa yang mereka ingin dan pikirkan sesuai cara dan kebebasan dengan sebuah pena yang akan menyenangkan untuk digunakan.. Ia juga memiliki tombol user friendly untuk membuatnya lebih mudah untuk digunakan.

Program ini memenangkan Choice Award Masyarakat di tradeshow pertama pada tahun 2000. Kunci keberhasilan awal merupakan periode belajar yang lebih pendek dari alat 3D lainnya.

  • Kelebihan SketchUp

– Terdapat versi gratis maupun pro
– Mudah dipelajari
– Ringan, tidak membutuhkan spec komputer tinggi
– Tampilan desain langsung terlihat bagus tanpa harus menunggu proses render terlebih dahulu
– Dapat mengimpor file tipe dwg, 3Ds, dan semua tipe file gambar

  • SketchUp Interface

interface

  • Tools Pada SketchUp

tools

 

  1. Revit Architecture

repit

Revit adalah sebuah perangkat lunak pendukung desain teknik yang dibuat oleh perusahaan Autodesk. Revit Architecture dibuat khusus untuk Building Information Modelling, atau lebih dikenal dengan singkatan BIM. Ada tiga jenis Revit dengan area kerja masing-masing, yaitu Architecture (Arsitektur), MEP – Mechanical Electrical Plumbing (Mekanikal, Elektrikal, dan Perpipaan), dan  Structure (Struktur).

Revit Architecture berbeda dengan AutoCAD yang merupakan aplikasi CAD untuk umum, aplikasi BIM ini didesain khusus untuk para arsitek dan insinyur yang berkaitan dengan bangunan. Secara ringkas, melalui aplikasi BIM kita dapat membuat dan menggunakan model virtual dari bangunan. Sama seperti halnya ketika kita membangun bangunan sesungguhnya, kita juga melakukan hal yang sama di Revit.

Karena membuat model bangunan sesungguhnya, kita dapat mengambil data apapun yang kita butuhkan dari model tersebut (denah, tampak, potongan, schedule, dll.). Lebih jauh, kita dapat menampilkannya dalam color fill, perspektif 3D, raytraced image (atau rendering), detailed drawing, dan hampir semua yang kita butuhkan dalam mendesain bangunan. Revit juga mendukung penggunaan aplikasi analisis seperti analisis struktur, analisis green building, heat load (beban pendingin/pemanas ruangan), dan berbagai analisis lain. Pendeknya, sebelum kita membuat bangunan sesungguhnya, kita dapat menganalisanya terlebih dahulu dengan membuat model Revit. Karena Revit Architecture memang didesain untuk arsitek, kita dapat bekerja seperti yang biasa dilakukan arsitek. Termasuk cara konvensional, yaitu dengan mendesain layout denah.

Meski kita bekerja dengan cara konvensional 2D, kita akan langsung memperoleh model 3D. Dengan demikian, kita dapat melihatnya sebagai tampak. Kita juga dapat mendefenisikan garis potong untuk memperoleh gambar potongan. Semua hanya dilakukan dalam satu kali kerja.

Data lain yang akan sangat berguna bagi kita adalah schedule. Revit dapat menghitung objek-objek arsitektur yang kita letakkan di model kita. Kita dapat mengetahui berapa volume dinding, jumlah pintu dan jendela, tanpa harus menghitungnya secara manual.

Yang paling menyenangkan, kita dapat melihat bangunan kita dalam bentuk perspektif dari sudut manapun. Kita cukup mendefenisikan posisi kamera kita. Hal ini akan sangat menyenangkan bagi desainer dan pemilik proyek. Pemilik proyek dapat lebih mudah memahami maksud desainer dengan melihat model 3D. Tentunya jauh lebih mudah dipahami daripada melihat gambar denah saja.

Peran Revit Architecture bukanlah mutlak sebagai software pengganti AutoCAD dan 3ds Max milik Autodesk yang sudah dikenal luas, melainkan lebih sebagai pelengkap yang sepenuhnya mendukung kemudahan dalam bekerja.

  • Interface Revit Architecture

antarmuka-revit
1. Menu
Menu merupakan bagian standar dari semua aplikasi yang berjalan di sistem operasi Windows. Semua tool dan pilihan Revit dapat user aktifkan melalui menu.

2. Type Selector
Merupakan dropdown list yang berisikan tipe-tipe family yang tersedia.
Jika user ingin mengganti tipe pintu, seperti single atau double, atau rolling door, tempat inilah yang user cari. Isi daftar type selector tergantung dengan tool yang aktif, atau objek yang user pilih.

3. Option Bar
Option bar berisikan kumpulan properti peletakan objek. Misalnya saat meletakkan dinding, mengganti tipe dinding menjadi lurus atau lengkung. Isi option bar selalu berubah, tergantung tool yang aktif atau objek yang user pilih.

4. Toolbar
Toolbar juga merupakan standar Windows. Secara umum toolbar Revit berisikan alat-alat (tools) untuk modifikasi dan kontrol view. Dan tentu saja, tool standar Windows seperti open, save, print, dan sebagainya.

5. Design Bar
Design bar merupakan kumpulan tool yang digunakan untuk meletakkan objek arsitektur. Design bar terdiri dari 10 tab. Masing-masing tab berisikan tool yang sejenis. Jika user diminta mengakses tool stairs dari tab modeling, berarti user harus mengklik tab modeling untuk mengaktifkan grup modeling. Lalu user dapat memilih stairs pada grup ini.
designbar
Beberapa tab secara default tidak ditampilkan. Untuk menampilkannya, klik kanan pada area ini, dan pilihlah tab yang ingin ditampilkan pada context menu.

6. Project Browser
Project browser digunakan untuk mengakses semua komponen yang ada pada model. Komponen ini disusun secara hirarki. Denah, tampak dan potongan, ada di grup views (all).
Jika ingin melihat tampak utara misalnya, user dapat mengklik ganda north pada grup elevations (building elevations).
projectbrowser
Perhatikan bahwa Level 1 ditampilkan dua kali. Yang pertama di bawah kelompok Floors Plans (denah), yang kedua di bawah kelompok Ceiling Plans (denah ceiling/ceilings). Jika user diminta membuka denah Level 1, bukalah view Level 1 pada kelompok Floor Plans.

7. Drawing Area
Ini adalah bagian tempat membuat dan melihat model kerja. Bisa dikatakan, ini adalah tempat user dan Revit berinteraksi secara visual.

8. View Control
View control berisikan tool untuk memanipulasi bagaimana objek ditampilkan. User dapat mengubah skala, detail tampilan, shading, shadow, crop, dan hide.

9. Status Bar
Status bar di Revit fungsinya sama dengan banyak aplikasi lain. Status bar memuat informasi apa yang sedang user lakukan, dan petunjuk apa yang perlu user lakukan selanjutnya. Jika suatu saat user tidak tahu apa yang harus dilakukan, cobalah baca status bar untuk memperoleh informasi tambahan.

10. Context Menu
Context menu muncul saat user menekan tombol kanan mouse. Isi context menu berbeda-beda, mengikuti dimana user mengklik mouse. Objek yang sedang user pilih juga menentukan isi dari context menu.

 

  •  Sumber: 

http://archicadindonesia.com/produk.html

http://www.ilmusipil.com/command-autocad-yang-paling-banyak-digunakan

http://fauzi-ngblog.blogspot.com/2013/03/mengenal-layer-pada-autocad-dan.html

http://rencanarumah.com/mempelajari-toolbar-yang-sering-digunakan-pada-autocad

https://gtaljaard.wordpress.com/category/how-to/archicad-tools/

http://tutorial-update.blogspot.com/2013/04/nama-dan-fungsi-tool-sketchup-bahasa.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Google_SketchUp

http://tettytaraningrum.blogspot.com/2013/05/mengenal-aplikasi-google-sketchup.html

http://itcentergarut.blogspot.com/2011/01/pengenalan-dan-dasar-3ds-max.html

http://id.wikipedia.org/wiki/3D_Studio_Max

http://www.tentangcad.com/2008/06/mengenal-revit-architecture/

http://neubeproject.blogspot.com/2013/03/sekilas-tentang-autodesk-revit.html

http://www.tentangcad.com/2008/06/antar-muka-revit-architecture/