Progress VIII – Setting Additional / Feature & Artwork

New Doc 12

1. Beadhed dari kayu kapal bekas dengan warna coklat gelap dan kondisi sedikit lapuk, memberi kesan rusty dan kuno pada ruang tidur

2. Lukisan “Starry Night”karya Van Gogh yang memberi kesan gelap sehingga menambah kenyamanan penghuni ketika beristirahat

3. Palet kayu yang mengelilingi lukisan memberi kesan mewah dan penting pada lukisan. Karena lukisan “Starry Night”sendiri merupakan lukisan yang mahal dan tidak mudah untuk didapat

New Doc 12

Partisi antara ruang tidur dan ruang tamu dari palet kayu bekas dengan tekstur berserat dan agak kasar. Dibentuk dengan memberi rangka dari kayu kamper pada bagian dalam dengan jarak 50 cm.

Pada ruang tamu partisi diberi pot bunga yang terbuat dari ember bekas yang dibelah menjadi dua dan pada bagian ruang tidur digunakan sebagai tempat bracket TV. Pada bagian tengah partisi diberi lubang yang dapat difungsikan sebagai rak buku dan pajangan sesuai dengan konsep reduce

Progres III – Konsep Pribadi

3R (Reduce, Reuse, Recycle)

Pengertian :

1. Reduce
Secara harafiah berarti mengurangi. Reduce berarti kita mengurangi sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah. Manfaatnya, kita dapat menjaga lingkungan dan dapat menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga keseimbangan alam. Dengan seimbangnya alam, bukan hanya manusia yang akan mendapat keuntungan,tapi juga tumbuhan dan hewan pun dapat merasakannya.
Contoh penerapan reduce pada desain:

  • Mengurangi jumlah peralatan-peralatan yang tidak memiliki fungsi yang vital
  • Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang merusak lingkungan seperti lem, semen, cat serta material lain yang memiliki campuran zat kimia

2. Reuse
Reuse berarti menggunakan kembali barang yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Dimaksudkan untuk kita yang cinta lingkungan agar memanfaatkan barang yang masih dapat digunakan. Manfaatnya bukan hanya untuk tidak menyia-nyiakan barang yang ada, tapi juga mengajarkan kita untuk berhemat.
Contoh penerapan ruse pada desain:

      • Memanfaatkan benda-benda yang sudah tidak digunakan lagi seperti tangga kayu untuk dijadikan rak baju atau rak buku
      • Menggunakan bahan-bahan finishing sisa seperti cat untuk diaplikasikan ke peralatan sehingga tidak perlu membeli yang baru kembali

3. Recycle

Recycle adalah mengolah kembali (daur ulang) sampah yang sudahtidak terpakai menjadi barang atau produk baru yang dapat dimanfaatkankembali oleh manusia, sehingga tidak ada sampah (barang) yang sia-sia.Memang tidak semua sampah dapat di daur ulang, namun semakin majuzaman, semakin banyak inovasi-inovasi baru yang terus berkembang hinggadapat memanfaatkan sampah yang dahulu tidak bisa di daur ulang sekarangmenjadi bisa di daur ulang.

Contoh penerapan recycle pada desain:

      • Menggunakan wallpaper (pelapis dinding) dari bahan kertas daur ulang
      • Mendaur ulang serbuk-serbuk kayu bekas menjadi kayu baru

Contoh-contoh penerapan prinsip 3R pada interior ruangan:

2af38fe94cfa9b5eabc6ecc339a3ea97

(mengurangi peralatan dalam ruangan dengan memaksimalkan ruang penyimpanan)

5a0297018be79d5fe29acdf71187c405 96428c3491fb918fa6b8878b0ac1dd5ebd2d2d9c059a092016c2a097f5e9d048

(menggunakan benda-benda yang sudah tidak digunakan menjadi fungsi lain)

6b24b309acbbcfb153a624e6c202063d d62fbeff7471c1bd12198c8a5a7492b1 92dc6ad171d7875490c24a680f65d0ee

(memanfaatkan material-material sisa sebagai bagian dari peralatan dan dekorasi dalam ruangan)

7b8e430a95ec72b4c0f119615ab4d9d3

(mengurangi penggunaan lem kayu dan digantikan dengan paku atau baut)

 

Daftar Pustaka

Ayunin, Ika. Penerapan Sistem 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) dalam Kehidupan Sehari-hari. Yogyakarta:                              Universitas Muahammadiyah Yogyakarta.

https://darmainside.wordpress.com/2014/10/01/konsep-reuse-reduce-dan-recycle/

 

Progress II – Teori Umum Interior & Konsep

  1. Pengertian arsitektur

Arsitektur merupakan ilmu yang mempelajari mengenai merancang sebuah bangunan, dimana di dalam ilmu tersebut menajarkan mengenai perhitungan bahan, dimensi ruang, bentuk, struktur serta bgaimana ide design baru danfresh yang dapat diciptakan. Dengan adanya ide-ide baru maka akan semakin mempengaruhi perkembangan dunia arsitektur.

Dengan adanya perkembangan arsitektur yang terus menerus berlangsung maka hal ini juga ajkan berpengaruh pada arsitek itu sendiri, dimana seorang arsitek dituntut harus mampu berfikir bagaimana untuk menciptakan ide atau konsep baru sehingga dapat memenuhi keinginan konsumen.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan di dalam merancang sebuah bangunan yang dapat menarik konsumen tidak hanya dari perhitungan dimensi, spesifikasi bahan maupun strukturnya namun interior bangunan tersebut nantinya akan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena tampilan interior yang unik, berbeda serta baru akan dapat menarik konsumen maupun penikmat karya arsitektur.

Menurut Vitruvius di dalam bukunya “De Architectura” (yang merupakan sumber tertulis paling tua yang masih ada hingga sekarang), bangunan yang baik haruslah memilik Keindahan / Estetika (Venustas), Kekuatan (Firmitas), dan Kegunaan / Fungsi (Utilitas)

Berdasarkan pada hal yang dikemukakan oleh Vitruvius bangunan juga harus memiliki keindahan/estetika (venusitas), hal ini semakin memperkuat pernyataan diatas bahwa hal yang harus diperhatikan dalam merancang sebuah bangunan adalah interior karena interior akan menciptakan keindahan serta estetika diam ruang yang dirancang.

2. Pengertian interior

Design interior adalah sebuah perencanaan tata letak dan perencanaan ruang dalam didalam bangunan. Keadaan fisiknya memenuhi kebutuhan dasar kita akan naungan dan perlindungan, mempengaruhi bentuk aktivitas dan memenuhi aspirasi kitta dan mengekspresikan gagasan yang menyertai tindakan kita disamping itu sebuah desain interior juga mempengaruhi pandangan suasana hati dan kepribadian kita. Oleh karena itu tujuan dari perancangan interior adalah pengembangan fungsi, pengayaan estetis dan peningkatan ruang interior (D.K. Ching, 2002)

Dengan demikian yang dimaksud dengan interior adalah suatu perencanna yang menekankan pada bagian perancangan ruang dalam yang dapat memenuhi aspirasi kita melalui gagasan serta ide, yang dimana akan mempengaruhi suasana yang akan tercipta melalui gagasan tersebut. Namu interior tidak hanya memperhatikan bagaimana keindahan, serta keunikan design ruang namun juga memperhatikan bagaimana suasana, sirkulasi, serta kenyamana aktivitas yang dapat terjadi di dalamnya.

3. Pengertian konsep

Konsep desain adalah dasar pemikiran desainer didalam usahanya memecahkan tuntutan desain maupun problem desain. Pengertian konsep menurut Peorwadarminta; berasal dari kata bahasa latin yaitu Conseptus yang berarti tangkapan. Jadi konsep adalah hasil dari tangkapan atau hasil penerjamahan manusia, ketika dihadapkan pada sebuah tuntutan.

Jadi bila disimpulakn kaitan antara interior serta konsep, yaitu konsep interior adalah, bagaimana cara seorang arsitek di dalam menernerjemahkan tuntutan mengenai perencanaan design ruang dalam yang sesuai dengan keinginan atu aspirasi dari masing-masing konsumen. Sehingga dapat memberi kepuasan terhadap konsep interior yang tercipta.

 4. Jenis-jenis konsep interior antara lain:

  • Konsep classic.
  • Konsep modern.
  • Konsep oriental
  •  Konsep mediterania.
  •  Konsep minimalis.
  •  Konsep industrial.
  • Konsep kontemporer.

A. Konsep Classic

Konsep classic dalam design arsitektur yaitu jenis konsep design yang memberi kesan mewah serta anggun pada rancangannya,

Ciri-ciri konsep classic

  • Adnya profil-profil serta ukiran.
  • Ukuran-ukuran yang besar menjadi salah satu cirinya.
  • Banyak furniture yang terbuat dari kayu solid sehingga terlihat sangat mahal dan mewah
  • Warna yang diterapkan terinspirasi dari alam seperti: coklat kayu, kuning emas, hijau daun serta warna tanah, terkadang menggunakan warna hitam untuk memperkuat item
  • Adanya penggunan kolom romawi, patung serta vas Bungan yang besar, lampu gantung Kristal dan lukisan dengan bingkai profil.
  • Penggunaan bahan kain sebagi gorden serta penutup sofa.

B. Konsep Modern

Konsep modern adalah desaign yang mengedepankan fungsinal, stylish, bersih, simple serta mengikuti bagaimana perkembangan jaman yang akan berkaitan dengan gaya hidup modern yang berkembang pesat. Design dengan gaya modern akan dipengaruhi oleh kemajuan teknolgi dimana hal yang sebelumnya tidak bisa dibuat dan didapat menjadi ada dan banyak tersedia.

Dalam membuat konsep modern hal-hal yang diperhatikan antara lain:

  • Mimim terhadap penggunaan ornament
  • Fungsi akan lebih diutamakan sehingga bentuk akan menyesuiakan dengan fungsinya
  • Ruang umumnya transparan atau ruang-ruang saling berhubungan dengan dibatasi dengan interior yang tidak masiv
  • Bahan-bahan bangunan yang digunakan umumnya stainless stell dengan finishing polished, aluminium seta penggunaan kaca

C. Konsep Oriental

Konsep arsitektur dengan gaya oriental memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Adanya ukiran-ukiran kayu pada dinding-dinding
  • Ornament-ornament oriental seperti halnya guci lukisan-lukisan maupun sentuhan warna yang memperkuat kesan oriental
  • Penggunaan warna merah, kuning
  • Pengaplikasian warna-warna netral serta alami memberi kesan lapang dan lega dalam ruang.
  • Menggunakan material yang umumnya mentah atau tanpa di finishing yang berlebih, menghasilkan kesan tenang
  • Mengutamakan aspek keseimbangan
  • Penggunaan material berupa kayu, batu, bamboo, anyaman rotan, dan sutera

D. Konsep Mediterania

Bangunan yang menggnakan konsep mediterania merupakan bangunan yang konsepnya mengacu pada gaya kerajaan eropa, dengan ciri khas yaitu penggunaan pilar-pilar besar sepertihalnya kerajaan yunani, serta adanya ornament-ornament hiasan pada dinding secara umum ada tiga tipe konsep mediterania diantaranya ala Italia, Yunani serta ala Spanyol dengan ciri khas sebagai beriku:

Tipe mediterania ala Italia:

  • Penggunaan lantai marmer
  • Penyangga plafond yang meggunakan bahan kayu
  • Furniture yang digunakan relative besar
  • Meja serta kursi banyak menggunakan pahatan ornament

Tipe mediterania ala Yunani

  • Dinding dan lantai dibiarkan halus dengan warna putih
  • Furniture banyak dilapisi kain berwarna biru dan hijau

Tipe mediterania ala Spanyol

  • cenderung mirip dengan mediterania ala italia,, yaitu penggunaan warna serta material yang beragam
  • terkadang muncul warna biru tua pada konsep ini
  • apabila pada gaya ala italia menggunakan warna yang mencolok, pada tipe ini warna yang digunakan justru lebih lembut

Konsep mediterania adalah konsep yang cocok diterapkan apabila ingin menunjukkan sisi semewahan dengan ciri-ciri:

  • Pintu serta jendela dengan ukuran yang relative besar
  • Penggunaan warna yang memberi kesan mewah seperti halnya warna coklat, merah bata, kuning tanah, menggambarkan kesan design bangunan kerajaan yang terkesan mewah

E. Konsep Minimalis

Konsep minimalis merupakan konsep yang lebih memepertimbangkan kepada elemen, meminimalkan penggunaan ornament, geometris, bentuk kubus, dekorasi serta aspek fungsional yang menjadi sorotan utama. Dengan sedikit dalam penggunaan ornament hal ini akan berpengaruh pada penghematan bahan yang digunakan sehingga hal ini juga akan turut berperan di dalam menjaga sumber daya agar tidak cepat habis. Bentuk yang tercermin pada konsep minimalis cenderung kota atau kubus

INTERIOR:

  • Meminimalkan adanya penyekatan dinding atau ruang-ruang lebi terbuka
  • Furniture lebih simple, tegas, polos (tidak berukiran).Untuk menghindari kesan monoton, biasanya menggunakan permaianan cahaya (buatan/alami) untuk mendapatkan efek dramatis.
  • Penerapan cat dinding yang bersih, yaitu penerapan warna-warna terang atau dengan motif yang teratur, penggunaan 2 warna yang berbeda dan mencolok untuk membedakan 2 bidang yang berbeda.
  • Lebih memilih kualitas dibandingkan kuantitas, yaitu prinsip minimalis hanya akan menggunakan apa saja yang dibutuhkan sesuai dengan fungsi ruang tersebut.
  • Dengan demikian berkaitan dengan lebih meilih kualitas akan berhubungan dengan penggunaan furniture yang akan disesuaikan dengan fungsi ruang tersebut. Maka akan mementingkan pada furniture utama yang harus ada

 F. Konsep Industrial

Konsep industrial awalnya muncul akibat banyaknya gedung produksi yang tidak terpakai atau terbengkalai, kemudian gedung tersebut diubah menjadi tempat tinggal. Hal tersebut menghasilkan tampilan hunian yang kasar karena masih terlihat material bangunannya, namun kesan kasar yang ditampilkan disini adalah kesan kasar yang menarik karena karakteristik setiap bahan atau material ruangnya masih terlihat jelas.

Ciri-ciri konsep industrial:

  • Penggunaan bahan material yang upcycle dan recycle. Upcycle maksudnya barang bekas yang diaplikasikan dengan barang lain sehingga mendapatkan fungsi yang baru.
  • Umumnya mengaplikasian warna abu-abu, putih serta warna hitam
  • Penggunaan material plat baja atau beton, stainless stell, baja,kayu, serta cermin
  • Pembuatan jendela dalam ukuran besar sehingga cahaya masuk secara maksimal ke dalam ruang

G. Konsep Kontemporer

Konsep kontemporer dikatakan mirip dengan istilah konsep modern akan tetapi di dalm design keduanya berbeda Konsep kontemporer di gunakan untuk menunjukkan gaya yang variatif, inovatif, dan fleksibel dalam gaya bangunan. Baik dari segi tampilannya, material, sampai teknologi pengolahan yang digunakan.

Ciri-ciri pada konsep kontemporer:

  • Konsep ruang yang terkesan terbuka atau open plan.
  • Harmonisasi ruangan yang menyatu dengan ruang luar.
  • karakter desain yang praktis dan fungsional dengan pengolahan bentuk geometris yang simple
  • Penerapan Warna-warna netral dengan tampilan yang bersih.
  • Penggunaan jendela besar, pengkombinasian bentuk yang unik.
  • Banyak menggunakan material alam.
  • Kenyamanan dan awet tahan lama merupakan nilai penting dalam bangunan kontemporer.
  • Diminasi elemen garis pada konsepnya

Daftar Pustaka

 http://www.bimbingan.org/definisi-konsep-classic-pada-arsitektur.htm

https://httpsdewapraditya29.wordpress.com/2015/10/02/teori-umum-interior-konsep-interios-dan/

http://www.imaniadesain.com/desain-interior-klasik

https://www.academia.edu/4409200/Identifikasi_Desain_Interior

http://www.batabiru.com/artikel.html

https://streamline3d.wordpress.com/2014/10/06/konsep-interior-kontemporer/

PERANCANGAN RUANG DALAM – OBSERVASI 1

Yak, sudah lamsek alias lama sekali saya tidak mempost apapun ke blog ini. Saking lamanya ketika saya membuka blog ini ada kecoak yg keluar. Yah, tapi mulai hari ini saya akan kembali memposting kegiatan-kegiatan saya selama perkuliahan di Teknik Arsitektur Universitas Udayana yg kali ini mengenai mata kuliah Perancangan Ruang Dalam (Interior Design). Pada postingan pertama kali ini saya akan membahas mengenai obyek ruang dalam yang telah saya observasi.

LAPORAN OBSERVASI AWAL

  1. PROFIL OBJEK OBSERVASI

Nama objek : BnB Hotel Kelapa Gading

Alamat : Jl. Boulevard Bukit Gading Raya, Jakarta, Kota Jakarta Utara.

Jenis ruang yang diobservasi :

  1. Ruang Tidur
  2. Kamar Mandi

I. SETTING GEOMETRI

a. Ruang Tidur :

Bentuk ruang tidur pada BnB hotel yaitu bebentuk persegi dengan dimensi ruang tidur yaitu 6m x 6m

Orientasi ruang ini pada arah depan berhadapan dengan koridor, bagian samping kanan dan kiri yaitu bersebelahan dengan kamar lain dan bagian belakang mengarah ke teras koral.

b. Kamar Mandi :

Bentuk kamar mandi secara gelobal berbentuk persegi panjang dengan ada sisi miring pada ujung sudut

Karakteristik kamar mandi semi terbuka, dimana ruang shower bagian bawah dapat terlihat langsung dari ruang tidur.

II. SETTING MATERIAL

  1. Elemen Dasar

a. Ruang Utama :

  • Bahan : vynil.
  • Tekstur : halus
  • Warna : coklat tua dan coklat muda.

a. Toilet

  • Bahan : Marmer 30cm x 20cm
  • Tekstur : halus
  • Warna : putih tulang

a. Shower Room

  • Bahan : Marmer 30cm x 30cm dan Marmer 15cm x 30cm
  • Tekstur : kasar
  • Warna : Krem dan hitam

2. Elemen Samping

a. Ruang Utama :

  • Bahan : dinding batu bata + finishing cat
  • Tekstur : halus
  • Warna : Putih, Blue Navy, dan Blue Sky.

b. Toilet

  • Bahan : dinding batu bata + plesteran traseram + finishing cat
  • Tekstur : halus
  • Warna : Putih dan Dark Gray

c. Shower room

  • Bahan : tempered glass dan keramik 30cm x 30cm
  • Tekstur : halus
  • Warna : krem

3. Elemen Atas

c. Ruang Utama, Toilet, dan Shower

  • Bahan : plafond gypsum
  • Tekstur : halus
  • Warna : putih

III. SETTING FURNITURE

  1. Furniture Utama
  • Bed (King Size 200cm x 200cm)
  • Shower (TOTO)
  • Closet (TOTO)
  • Wastafel

2. Feature

  • Bed side table (2 buah)
  • Televisi
  • Meja TV
  • Kursi (1 buah)
  • Rak
  • Brangkas
  • Tempat Sampah (2 buah)
  • Lampu tidur (3 buah)
  • Down light (4 buah)
  • Air Conditioner (AC)

Berikut tampilan dari kamar hotel BnB:

BnB

1442625841224 1442625843514 1442625845882 1442625848476 1442625850621 1442625852386  14426258561291442625854364